Cara Mencegah Asam Urat Tinggi

Cara mencegah asam urat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Asam urat merupakan limbah berasal dari zat purin yang kemudian dikeluarkan oleh ginjal melalui urine atau kotoran. Namun, apabila asam urat yang dikeluarkan tersebut tidak sebanding dengan banyaknya asam urat dalam tubuh maka akan terjadi penumpukan asam urat di dalam tubuh sehingga tercipta kristal pada persendian yang menimbulkan sakit, hal tersebutlah yang disebut dengan penyakit asam urat. Penyakit asam urat sebenarnya bisa dicegah dengan mengurangi porsi atau menghindari makanan yang mengandung zat purin.



cara mencegah asam urat
Alat cek asam urat multifungsi merek Nesco


Cara lain mencegah asam urat ialah sebagai berikut:
  • Asam urat disebabkan karena mengonsumsi  minuman keras secara berlebihan, oleh karena itu hindari minuman keras;
  • Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan laut, seperti ikan sarden, tuna, dan sebagainya karena makanan tersebut memiliki kandungan purin yang tinggi sehingga sebaiknya dihindari atau porsinya dikurangi;
  • Jangan terlalu banyak mengonsumsi jeroan hewan seperti hati, otak, babat, dan sebagainya;
  • Kurangi berat badan karena asam urat bisa juga diakibatkan karena berat badan berlebih, untuk itu cara mencegah asam urat yang disebabkan obesitas adalah menurunkan berat badan atau diet;
  • Jangan terlalu banyak mengonsumsi  makanan yang mengandung gula atau pemanis dan minuman yang mengandung fruktosa;
  • Hindari obat-obatan yang dapat memicu terjadinya penyakit asam urat seperti niacin, dieuretik, dan obat pereda darah tinggi lainnya serta aspirin;
  • Ubah gaya hidup dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur dan minum air mineral minimal 8 gelas per hari;
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti buah jeruk, stroberi, dan pepaya;
  • Konsumsi makanan yang mengandung potassium, seperti pisang dan kentang.
 

Cara Mencegah Asam Urat Dan Meredakan Gejalanya

Berikut ini merupakan obat yang dapat meredakan serangan asam urat, di antaranya:
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini bekerja dengan cara meredakan sakit dan peradangan. Namun, obat ini sebaiknya dihindari oleh penderita yang mengalami gangguan perut dan gangguan ginjal;
  • Apabila penderita asam urat tidak dapat mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid, maka sebaiknya konsumsi Colchicine. Colchicine merupakan obat yang bekerja dengan cara mengurangi daya kristal yang menyebabkan terjadinya peradangan;
  • Kartikosteroid merupakan obat yang digunakan untuk penderita asam urat yang sudah cukup parah atau penderita yang sudah tidak mempan lagi diobati oleh kedua obat yang disebutkan di atas. Namun, obat kartikosteroid ini tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat yang memiliki penyakit lain seperti gagal jantung, gangguan fungsi hati, dan gangguan fungsi ginjal;
  • Allopurinol mampu menurunkan kadar asam urat yaitu dengan cara menghambat purin menjadi asam urat. Namun, obat allpurinol tidak boleh diberikan pada penderita yang sedang mengonsumsi obat–obatan imunosupresan, yaitu obat yang sering digunakan untuk membantu menyesuaikan diri dengan organ cangkokan. Termasuk penderita yang sedang mengonsumsi siklofosfamid, yaitu obat yang digunakan untuk mengobati kanker, serta penderita yang mengalami gangguan ginjal parah.

Cara mencegah asam urat agar tidak semakin parah yakni dengan mengatasi asam urat sejak dini. Berikut ini merupakan gejala asam urat di antaranya:
  • Terasa nyeri sendi di pagi hari atau malam hari;
  • Rasa nyeri persendian tersebut disertai dengan linu, kesemutan, peradangan, pembengkakan dan memerah;
  • Rasa nyeri dirasakan nyeri di area jari tangan, jari kaki, siku, lutut, dan tumit;
  • Apabila nyeri yang ditimbulkan sudah sangat parah, maka penderita akan mengalami kesulitan bergerak disebabkan karena rasa sakit yang ditimbulkan.
 

Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: penyakitasamurat.org



Terima kasih untuk Like/comment FB :