Gejala Asam Urat yang Sering Terjadi

Gejala asam urat dapat dikenali melalui keluhan yang biasanya dirasakan oleh pasien penderita penyakit asam urat. Biasanya gejala asam urat yang muncul berupa perasaan sering kesemutan,  sering merasakan linu pada daerah persendian, sering merasakan nyeri badan terutama pada saat malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, pembengkakan pada daerah persendian, nyeri persendian yang luar biasa, kemerahan pada persendian, panas pada persendian, dan semua hal  ini dapat terjadi pada malam atau pagi hari. Gejala asam urat merupakan gejala yang umum terjadi pada pasien penderita penyakit asam urat. Gejala umumnya akan menyerang pada daerah persendian tubuh. Hal ini terjadi sebagai akibat penumpukan zat tubuh terutama pada bagian persendian yang menyebabkan persendian mudah mengalami pembengkakan dan membuat nyeri pada daerah persendian. Persendian yang paling sering dikeluhkan ialah persendian anggota gerak bagian bawah seperti persendian kaki.

Serangan peradangan sendi atau atritis yang khas pada penderita penyakit asam urat membuat persendian menjadi bengkak. Serangan peradangan persendian akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5-7 hari. Karena gejalanya cepat menghilang maka penderita penyakit asam urat menganggap peradangan sendi hanya keseleo atau terkena infeksi sehingga tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, nyeri pada persendian terjadi secara berulang-ulang.



gejala asam urat
Alat cek asam urat multifungsi merek Nesco

Gejala Asam Urat Lainnya

Pada umumnya gejala asam urat yang sering terjadi yaitu merasa sering kesemutan. Sering merasakan linu pada daerah persendian, sering merasakan nyeri badan terutama pada saat malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, pembengkakan pada daerah persendian, nyeri persendian yang luar biasa, kemerahan pada persendian, panas pada persendian, dan semua hal  dapat terjadi pada malam atau pagi hari. Namun, terdapat gejala asam urat lainnya yang bisa diperoleh melalui hasil pemeriksaan. Selain itu, gejala lain yang muncul seperti peradangan pada daerah persendian yang semakin lama serta jumlah sendi yang terserang semakin banyak. Pada penyakit asam urat yang tergolong parah atau kronik, gejala yang timbul dapat berupa benjolan-benjolan di sekitar sendi dan bersifat meradang yang sering disebut sebagai tofus. Tofus merupakan benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur dan merupakan deposit dari kristal monosodium urat.

Gejala asam urat ini pada umumnya akan terasa pada malam atau pagi hari setelah bangun tidur. Untuk menghindari gejala yang berlebihan terhadap penyakit asam urat ini, diperlukan pengontrolan terhadap asupan makanan yang di makan sehari-hari. Sebaiknya kita harus menghindari makanan yang mengandung tinggi purin karena seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa makanan yang berkadar purin tinggi dapat menyebabkan terjadinya penyakit asam urat.

Makanan yang mengandung tinggi purin di antaranya ialah makanan lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, paru, dan otak. Makanan merupakan bagian dari lauk pauk yang mengandung purin tinggi. Apabila makanan dikonsumsi maka dapat memperparah terjadinya gejala penyakit asam urat. Untuk itu kita wajib menghindari makanan jenis ini. Selain itu, adapula makanan purin tinggi lainnya seperti udang, kerang cumi, kepiting dan sebagainya. Makanan telah terbukti dapat menghasilkan zat purin yang tinggi. Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa juga mengandung zat purin yang tinggi sehingga buah-buahan ini sebaiknya dihindari untuk tidak dikonsumsi terutama bagi penderita penyakit asam urat.


Oleh: Bidan Ai
Editor: Adrie Noor
Sumber: Buku Asam urat – Hiperurisemia – Arthritis Gout



Terima kasih untuk Like/comment FB :